Must be dreaming

Saya punya kecenderungan untuk merasionalisasikan segala sesuatu. Teman2 terdekat sering menyebut saya lebih mirip laki2 karena kecenderungan menggunakan logika dan deduksi empiris ketimbang perasaan. Saya selalu merasa pandangan mereka salah. Saya merasa saya melankolis dan dikendalikan perasaan, terbukti oleh banyak romansa saya yang terasa random (dan kriteria memilih cowo yang cukup rendah :p). Tapi letupan2 pemikiran saya malam ini (karena akhir2 ini mengalami insomnia) membuat saya meragukan diri saya sendiri.

………. Saya merasa (past tense) saya sedang jatuh cinta.

Apa betul?

Mari kita analisa (oh.. saya melakukannya lagi..damn):

– pergi ke tempat asing
– merasa lebih terbuka dan berani
– bertemu seorang kenalan yang pernah dikagumi 2 tahun lalu (karena aksen perancisnya yang terdengar romantis dan karena dia tidak melakukan apa yang dilakukan mayoritas laki2 lain saat itu: mengejar saya)
– berdiskusi mengenai banyak hal mulai dari masalah pribadi sampai politik dan perdagangan anak
– menjelajahi kota asing berdua dengan sepasang mata yang penuh keingintahuan
– merasakan chemistry yang pas
– mengalami momen perpisahan yang mengharu biru

Satu kata yang menggambarkan sebagian besar deskripsi untuk situasi di atas: BEFORE SUNRISE (a Richard Linklater’s movie, cast: Ethan Hawke & Julie Delpy)

Saya memang menyukai film ini dan (mungkin) diam2 mengharapkan akan memiliki kisah cinta seperti ini.
Maybe I like the movie too much that I have been idealizing a serendipitous encounter with ‘the one’ at its best.
Maybe what really happened back there can be summed up with what Celine said in Before Sunset: You know, maybe we’re – we’re only good at brief encounters, walking around in European cities in warm climate.

Beberapa fakta tambahan:

– dia berpisah dengan mantan pasangannya dan punya satu anak.
– dia sangat menyayangi anaknya dan akan melakukan apa saja untuk tidak berpisah dengan si kecil (dapat diartikan dia bisa dipastikan tidak akan terbang ke tempat ratusan mil jauhnya hanya karena sebuah perasaan sentimentil)

Ya betul, ini Jesse dalam BEFORE SUNSET.

Semua elemen dua film favorit saya ada di sini. Dan film ini punya akhir yang mengambang. Kita tidak pernah tahu apakah Jesse dan Celine akan bersatu. Ataukah mereka kembali ke realita masing2.

Amazing how your mind can trick you, it even conspires with your subconscious.

Jadi apakah saya benar jatuh cinta?

Saya tidak seyakin dua jam lalu. Entahlah.

Advertisements

1 Comment (+add yours?)

  1. iphone repair malaysia
    May 06, 2013 @ 05:37:22

    Fantastic goods from you, man. I have understand your stuff
    previous to and you are just extremely great. I actually
    like what you’ve acquired here, really like what you are stating and the way in which you say it. You make it entertaining and you still take care of to keep it wise. I can not wait to read far more from you. This is actually a tremendous website.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: